Wade77krarup's website

Our website

24
No
Tutorial Melakukan Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
24.11.2016 11:54

Ketika menyaksikan perbandingan sepakbola dalam layar kaca kita kerap disajikan kesibukan tebak skor yang dikerjakan para pakar. Walau mempesona, saya gak percaya tumbuk skor adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan.


Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, namun tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Berbeda dengan menebas siapa menjulang yang bakal menang -- atau kalau pertandingan akan berakhir beserta seri. Menebas seperti itu lumrah saja dikerjakan, walau di dalam akhirnya sepak bola itu luncai sehingga pemenang pun kadang kala kali khilaf diprediksi. Apa sebab? Karena tersedia tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini saya akan sebarkan beberapa tips membuat prediksi yang langsung. Bukan bermanfaat saya saja benar pada memprediksi 1 buah pertandingan. Pasti lah tidak, walaupun dengan segelintir berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran antisipasi yang pas tinggi: sama 3 dari 4 bayangan saya setara kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, hamba memprediksi mau terjadi All German kesimpulan di Perkongsian Champions. Pada final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang membanjiri sebuah daftar nonton bareng, saya menjangka Bayern Munich akan menundukkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemajuan. Sebelum tersebut saya pun meyakini bahwa Atletico Madrid akan memenangkan Copa Del Rey. Final, saya memperkirakan Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin abdi tekankan disini adalah; perkiraan bisa sah bisa khilaf, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka faktor keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak bisa diprediksi secara 100%, malahan prediksi menyerempet skor konklusi. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi naik tajam.

Beta ajak Kamu untuk menyelidik beberapa antisipasi terakhir aku guna menguraikan beberapa prinsip penting yang saya serius akan bermanfaat bagi Dikau saat mengira memprediksi pertandingan.

Di antara prediksi yang aku sebut pada atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar tiang Atletico]. Walau demikian terselip logika pada belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Prasarana masa mengutuskan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Mulai media asing saya merekam kabar jika Ronaldo & Mourinho pula tidak akur (berita mengenai hal ini baru merembes di Indonesia beberapa waktu lalu). Sebagai pelatih beta paham resmi arti kesejahteraan tim dalam dan pada luar vak dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang selagi on fire, yang membuat saya deging memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana pada tim, terutama saat satu turnamen berlaku di mana pemain harus terus bersama tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat sayembara cup, kemonceran striker begitu menentukan. Tatkala pertandingan liga kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen menjimbit lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menetapkanmengukuhkan, menjadikan, walau kurnia keseluruhan menjimbit juga pantas dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Nusantara saya menggulung hati nurani. Berdasar pada subjektif beta membela Indonesia tentunya. Akan tetapi, saat memakai kacamata bercap objektivitas, kita semua tentu setuju bahwa Belanda senggang di bagi Indonesia. Lalu mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih transparan? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat tetapi Indonesia dengan bermain penuh gairah, sehingga akan mampu mereduksi perbedaan kualitas. Jadi, skor tipis atau luas bisa aja diprediksi beserta sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips antisipasi 3: Hindari membela satu tim ketika membuat prediksi. Kita larat selalu berharap tim mahkota kita unggul, tapi ketika membuat bayangan tentu pikiran harus diutamakan di untuk fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat membaca di 1 buah media tanda tentang persamaan-persamaan final Permufakatan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir bengawan. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund berlandaskan fakta-fakta tersebut. Mereka khlaf bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan benar2 benar adanya, namun gak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fenomena dengan bukti yang lain merupakan salah satu kaca dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan pantas menjadi lingkungan membuat satu buah prediksi sayembara.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan rumpang Dortmund vs Bayern pun dimunculkan hingga bertahun-tahun ke belakang. Karena histori statistik Dortmund memang semarak saat melawan Bayern, tidak sedikit yang kemudian menilai BVB akan siap mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini menumpurkan. Mengapa? Karena statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik awal musim pun tidak mampu dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips bayangan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan antara kedua tim yang paling dekat secara saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini pula.

Karena dugaan saya terkadang saya tampilkan di twitter (@coachtimo), besar pihak meminta saya menjangka berbagai pertentangan lainnya. Kebanyakan saya abaikan atau abdi tolak secara alasan tenang paham menyerempet kekuatan ke-2 tim. Keterangan saya berikut senafas beserta tips prediksi berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi laporan dan warta yang elok mengenai kru atau perkongsian tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari memproduksi prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil menjadi pakar tentang semua liga yang terselip. Akui saja.

Tips antisipasi 7: Aku juga tidak seharusnya meneka setiap festival. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjulang menurut Dikau 50-50. Lamun sudah demikian tahan pribadi, hindari memaksakan diri menciptakan prediksi. sumber Beserta demikian prosentase kejituan perkiraan anda hendak meningkat.

Masih banyak proporsi lainnya yang bisa dan patut dikenakan dalam menciptakan sebuah perkiraan yang terhormat. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti cukup di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh realitas prediksi tersebut. Sebuah antisipasi yang terhormat, baik sah maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau pembawaan analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!